Sabtu, 17 Januari 2015

Makanan dan Kebiasaan Agar ibu Hamil Memiliki Anak Cerdas

MAKANAN DAN KEBIASAAN AGAR IBU HAMIL MELAHIRKAN ANAK CERDAS DAN SEHAT

Selama priode kehamilan ibu hamil harus mengkonsumsi makanan sehat yang terdiri dari berbagai zat serta makanan yang kaya akan nutrisi dan protein untuk menunjang kesehatan janin yang ada dalam kandungannya.

Kecerdasan anak dibentuk ketika ia masih berada didalam kandungan. Pada tahap ini, kehidupan bayi adalah sangat penting karena kecerdasan dan kepribadiannya sedang dibentuk. Perkembangan otak janin juga memiliki efek terhadap kepribadian anak.

Makanan ibu hamil agar anak cerdas haruslah mengandung berbagai macam nutrisi antara lain: protein, AA – DHA, asam amino, asam lemak omega 3, 6, 9 dan lainnya. Nutrisi-nutrisi tersebut sangat berperan penting dalam perkembangan otak janin di dalam kandungan. Awal dari perkembangan kecerdasan anak adalah sejak masih di dalam kandungan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi awal kecerdasan anak tersebut, diantaranya pola hidup sehat sang orang tua, gen atau keturunan, dan juga ditentukan oleh nutrisi yang diberikan seorang ibu kepada janin.

Selain nutrisi untuk perkembangan kecerdasan anak, dibutuhkan juga nutrisi-nutrisi lain selama kehamilan. Seorang ibu hamil dituntut untuk bisa menjaga asupan nutrisi dan kebutuhan gizi untuk diri dan sang janin agar kesehatannya tetap terjaga sampai proses persalinan tiba. Memiliki anak yang sehat dan cerdas tentu menjadi impian bagi semua orang tua.

Seorang wanita hamil harus memastikan bahwa mereka hanya mengkonsumsi makanan sehat yang menyediakan cukup nutrisi, energi, dan vitamin untuk bayi serta dirinya. Hal ini untuk menunjang perkembangan janin di dalam kandungan. Tidak hanya itu, makanan juga berperan penting untuk menjaga kesehatan seorang ibu selama kehamilan hingga proses persalinan selesai. Untuk mendapatkan kehamilan yang sehat, seorang ibu harus mendapat asupan gizi yang seimbang, serta mendapat asupan nutrisi, karbohidrat, dan lemak. Kemudian, ibu hamil juga harus rajin mengkonsumsi sayuran serta buah-buahan.

Asupan kalori seorang ibu hamil bukanlah dua kali lipat dari biasanya, atau dua kali lipat dari sebelum ia hamil. Akan tetapi, ia hanya perlu menambahkan sedikit saja dari jumlah asupan nutrisi normalnya. Akan tetapi, penting untuk diketahui bahwa setiap wanita membutuhkan jumlah kalori yang berbeda-beda, tergantung dari berat badannya. Mengkonsumsi kalori juga bisa tergantung pada usia wanita itu sendiri, perkembangan janin, dan kesehatannya.

Sangat penting untuk menjaga berat badan tetap stabil. Jika ibu hamil memiliki berat badan yang terlalu rendah atau terlalu tinggi hal tersebut dapat mengganggu kesehatan janin di dalam perut. Mulai dari 0 minggu hingga minggu ke-8, bayi di dalam perut disebut embrio, setelah itu, ketika struktur utama telah terbentuk, barulah disebut janin.

Lalu, apa yang harus dimakan oleh ibu hamil selama kehamilan?

Ibu hamil harus mengikuti diet yang bervariasi, seimbang, dan bergizi.
Seorang ibu hamil juga harus mengkonsumsi protein yang berasal dari hewan maupun tumbuhan (protein hewani atau protein nabati). Untuk protein hewani bisa bersumber dari daging, ikan, ayam, dan telur. Sedangkan untuk mereka yang tidak memakan daging, mereka bisa mendapatkan protein dari kedelai, kacang, biji-bijian, dan selai kacang. Khusus kacang-kacangan dan lentil, mereka memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Selain sebagai sumber protein, makanan yang bersumber dari laut (seafood) seperti ikan dan yang lainnya sebenarnya dapat juga dimanfaatkan untuk mengurangi rasa cemas selama kehamilan.Ilmuan Inggris dan Brazil mengatakan bahwa, wanita hamil yang secara teratur mengkonsumsi makanan yang berasal dari laut, memiliki rasa cemas yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi makanan laut atau seafood. Dalam penelitian tersebut diungkapkan sebuah fakta bahwa, ibu hamil yang tidak mengkonsumsi seafood memiliki resiko 53% (persen) lebih besar untuk merasa cemas selama kehamilan.

Beberapa Jenis Makanan Ibu Hamil Agar Anak Cerdas Sehat

Berikut adalah beberapa makanan yang mengandung nutrisi-nutrisi yang dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin agar tumbuh menjadi cerdas  dan sehat adalah:
1.Kacang Tanah


Makanan ini hanya disarankan kepada para ibu hamil yang memang tidak punya alergi terhadap kacang tanah atau sejenisnya. Selain rasanya yang enak dan cocok sebagai camilan, kacang tanah mengandung sangat banyak protein dan juga asam folat yang baik untuk para ibu hamil. Pada awal kehamilan Anda, mengonsumsi kacang tanah bisa membantu mencegah cacat otak pada anak atau pada tulang belakang anak yang masih berada di dalam kandungan. Namun Anda juga harus menjaga porsinya agar kesehatan tubuh juga tetap terjaga. Setiap porsinya konsumsilah sekitar 2 sendok makan kacang tanah yang telah dikupas.

              
2. Ikan
Ikan seperti salmon, tuna, mackerel dan lain-lain kaya asam lemak omega-3. Hal ini penting untuk pengembangan otak pada bayi. Sebuah studi telah menunjukkan bahwa ibu-ibu yang makan kurang dari dua porsi ikan per minggu melahirkan bayi dengan IQ rendah dibandingkan dengan anak-anak yang lahir dari ibu yang makan setidaknya dua porsi ikan per minggu

Khusus untuk ikan salmon mungkin cukup sulit ditemukan. Namun jika Anda tinggal di kota-kota besar, menemukan ikan salmon cukup mudah apa lagi Anda bisa menemukan berbagai olahan salmon di restoran-restoran. Ikan ini mengandung gizi yang sangat tinggi, seperti protein, asam lemak esensial omega 3, juga AA dan DHA yang dinilai sangat bermnafaat bagi perkembangan otak janin yang ada dalam kandungan. Akan tetapi bagi para ibu hamil sebaiknya hindari konsumsi salmon mentah, karena dikhawatirkan ikan salmon tersebut masih terkontaminasi oleh bakteri berbahaya.


3.         Daging Sapi Matang


Makanan ibu hamil agar anak cerdas yang satu ini mengandung cuup banyak zat besi dan protein. Protein sangat bermanfaat bagi janin terutama untuk pembentukan otot, struktur tulang, enzim, dan juga sistem kekebalan tubuh. Selain bermanfaat untuk janin, konsumsi daging sapi matang ini juga bermanfaat bagi sang ibu karena zat besi juga bisa membantu produksi hemoglobin dan menjauhkan sang ibu dari risiko melahirkan prematur. Saat Anda mengonsumsi daging sapi matang, makanlah sepotong daging sapi atau sekitar 35 gram tanpa lemak.


4.      Telur


Telur kaya akan asam amino kolin, yang mempromosikan perkembangan otak dan meningkatkan memori pada bayi. Wanita hamil harus makan dua telur yang menyediakan setengah jumlah harian kolin yang direkomendasikan untuk ibu hamil. Telur juga mengandung protein dan zat besi yang meningkatkan berat badan lahir. Bobot lahir rendah berhubungan dengan menurunnya IQ (intelligence quotient). Makan telur juga bisa membuat anak cerdas sejak dini saat ia masih berad adi dalam kandungan. Makanan ini mengandung banyak umer protein dan juga lemak yang sangat kaya akan vitamin dan juga mineral yang banyak manfaatnya untuk para ibu hamil. Sel tubuh pada bayi yang maish berkembang di dalam kandungan membutuhkan asupan protein yang cukup untuk bisa tumbuh dan berkembang. Makanan ibu hamil agar anak cerdas yang rasanya enak ini juga mengandung kolin dan asam lemak omega 3yang bisa membantu otak dan pengelihatan si anak. Dalam satu kali konsumsi, makanlah 1 telur ukuran besar atau sekitar 50 gram telur.


5.      Sereal


Anda pasti sudah terbayang bahwa sereal adalah salah satu makanan yang rasanya lezat. Namun ternyata selain rasanya yang lezat ini, sereal juga banyak mengandung gizi yang bermanfaat untuk ibu hamil. Kandungan serat, karbohidrat dan juga asam folat yang ada dalam sereal dinilai bisa membantu ibu menghindari risiko melahirkan bayi uang cacat. Untuk ibu pun sereal juga bisa membantu melancarkan pencernaan karena kandugan seratnya yang cukup tinggi. Di minggu-minggu awal kehamilan asam folat juga bermanfaat untuk perkembangan janin. Jadi sesekali cobalah untuk makan sereal dengan porsi 1 cangkir sereal untuk sekali konsumsi.


6.         Daging Ayam


Selain daging sapi, daging ayam juga sangat bagu untuk perkembangan otot si anak karena kandungan proteinnya yang sangat tinggi. Daging ayam juga mengandung vitamin-vitamin lainnya seperti vitamin B yang sangat membantu memperlancar metabolisme tubuh. Bagian terbaik untuk dikonsumi adalah dada ayam yang mengandung banyak protein, lebih rendah lemak dan rendah kolseterol. Nutrisi-nutrisi tersebut juga sangat bermanfaat elama proses perkembangan janin.


7.         Yoghurt


Krim yogurt mengandung banyak protein dan kalsium yang baik untuk bayi yang sedang tumbuh dalam rahim. Tubuh ibu hamil bekerja keras untuk pembentukan sel-sel saraf bayi dalam rahim. Untuk ini, Anda harus memiliki protein tambahan. Ibu hamil harus makan makanan yang kaya protein seperti yoghurt. Yoghurt juga mengandung kalsium yang juga dibutuhkan selama kehamilan.

Jika seorang ibu hamil tidak mencukupi jumlah kalsium di dalam tubuhnya, janin atau bayi yang dikandungnya akan mengambil kalsium dari apa yang ada di tubuh ibunya. Itulah sebabnya mengapa seorang ibu sering merasakan sakit pada gusi maupun gigi mereka. Hal ini disebabkan karena kalsium yang mereka miliki diambil oleh janin yang dikandungnya.



 
8.      Buah dan sayuran


Ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi 5 porsi buah dan sayuran setiap hari. Buah dan sayuran tersebut bisa berbentuk jus, buah kering, buah atau sayuran yang dikemas dalam kaleng, buah beku, atau buah segar. Buah segar dan buah beku biasanya memiliki kandungan vitamin dan gizi yang tinggi. Para ahli menganjurkan untuk memakan buah-buahan segar dibandingkan dengan jus.

Sayuran seperti bayam dan  kacang-kacangan kaya akan zat besi yang membuat bayi Anda lebih pintar. Zat besi membantu untuk mengirim oksigen ke sel-sel otak bayi Sayur Bayam. Bayam juga sangat baik untuk menutris otak anak anda. Didalam bayam mengandung vitamin B9 yang berfungsi untuk meningkatkan memori yang dibutuhkan untuk mencerdaskan otak anak anda. Brokoli juga sangat baik untuk menutrisi otak anda, karena mengandung vitamin C, antioksidan serta betakaroten yang berfungsi untuk menjaga kesehatan otak anak anda

Buah-buahan seperti blueberry, artichoke, tomat, dan kacang merah kaya akan antioksidan dan harus dikonsumsi selama kehamilan. Buah ini melindungi jaringan otak bayi Anda dan membantu dalam perkembangannya.

Buah kurma adalah salah satu buah yang memiliki nutrisi tinggi dan banyak seperti zat besi, kalsium, fosfor, sodium, vitamin A, Vitamin C, selain itu untuk mendapatkan buah kurma juga sangat mudah apalagi dengan semakin banyaknya mini market yang bertebaran di tepi jalan.

Buah Pisang sebaiknya sering dikonsumsi selama masa kehamilan karena mengandung berbagai nutrisi bermanfaat seperti Vitamin B6, folat, Vitamin C, dan sebagainya. Dalam buah pisang terdapat kalium dan magnesium yang berfungsi untuk transmisi saraf di tubuh serta otak anak  anda.

Buah alpukat juga sangat baik untuk menutrisi otak kita. Karena buah alpukat mengandung atau kaya akan vitamin E. Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan serta mampu melindungi otak dari penuaan dini.

Buah pir adalah  buah yang mengandung banyak air dan renyah ini adalah salah satu buah yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil setiap hari, buah pir mengandung nutrisi yang sangat baik untuk pertumbuhan calon bayi dalam kandungan.


9.Vitamin D


Hal ini juga penting untuk perkembangan otak bayi. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa ibu yang tingkat vitamin D kurang dari normal selama kehamilan, melahirkan bayi dengan kekuatan otak rendah. Anda harus mendapatkan suplemen vitamin D termasuk paparan sinar matahari.


10.           Yodium
 

Kekurangan yodium selama kehamilan, terutama pada 12 minggu pertama, menyebabkan IQ rendah pada anak-anak. Anda harus mengkonsumsi garam beryodium selama kehamilan. Terlepas dari ini mengambil ikan laut, tiram, telur, yoghurt dan lain lain sebagai sumber yodium 


11.  Suplemen asam folat


Asam folat sangat penting untuk pembentukan sel-sel otak pada bayi Anda. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa wanita hamil yang mengambil asam folat 4 minggu sebelum dan 8 minggu setelah kehamilan memiliki peluang 40 persen lebih sedikit melahirkan bayi autis. Sumber asam folat adalah sayuran berdaun hijau seperti bayam, lentil dan lain-lain. Anda juga harus mengambil suplemen asam folat bersama dengan vitamin B12.


12.              11. Lemak


Kebutuhan lemak pada ibu hamil sangat bervariasi. Akan tetapi, sebagian besar wanita tidak membutuhkan lebih dari 10% (persen) lemak jenuh, dan mereka harus mengkonsumsi kurang dari 10% (persen) lemak tak jenuh. Beberapa makanan yang dianjurkan untuk ibu hamil sebagai sumber lemak diantaranya adalah: Minyak zaitun, minyak kacang, minyak bunga matahari, minyak wijen,alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang mengandung banyak minyak.
Perhatian!

Ibu hamil yang terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak dapat menyebabkan bayi mereka terkena diabetes di masa yang akan datang. Dalam sebuah penelitian dikatakan bahwa diet (mengkonsumsi) makanan tinggi lemak sebelum kelahiran atau pada saat kehamilan dapat memodifikasi gen dalam hati seorang bayi, ini menyebabkannya bayi kelebihan glukosa, yang kemudian mengakibatkan resistensi insulin awal dan diabetes. Mengkonsumsi makanan yang mengandung sekitar 40% (persen) lemak atau 45% (persen) lemak, dapat menyebabkan masalah diabetes.

13.     Makanan yang kaya karbohidrat dan Serat


Beberapa makanan yang kaya akan karbohidrat juga dianjurkan untuk dikonsumsi, diantaranya adalah : Nasi, Kentang, pasta dan protein. Ibu hamil juga harus banyak mengkonsumsi makanan yang berserat. Beberapa diantaranya adalah : gandum, roti yang terbuat dari gandum, nasi, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran yang kaya serat.

Wanita hamil biasanya memiliki resiko terkena sembelit. Apabila seorang wanita hamil mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung serat, biasanya hal tersebut dapat diminimalisir. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat dapat mengurangi wasir, sembelit, dan dapat juga membantu tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Manfaat lain dari mengkonsumsi makanan tinggi serat adalah, dapat mencegah obesitas.

14.              14. Susu


Dan jika anda adalah ibu yang tidak mengkonsumsi produk yang terbuat dari susu dan keju, anda bisa mempertimbangkan beberapa makanan berikut yang juga kaya akan kalsium, diantaranya adalah: brokoli, Sawi, kubis cina, dan kangkung.

15.              15. Seng atau zinc


Zinc adalah salah satu elemen penting yang harus terdapat di dalam makanan yang di konsumsi ibu hamil. Zinc memainkan peranan utama dalam pertumbuhan dan perkembangan, serta integritas beberapa fungsi biologis, termasuk juga metabolisme asam nukleat dan sintesis protein.Karena semua fungsi tersebut terlibat dalam pertumbuhan dan pembelahan sel. Singkatnya, zink penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. Beberapa makanan yang banyak mengandung zink diantaranya adalah: ayam, kalkun, udang, kepiting, daging ikan, produk susu, kacang-kacangan, biji bunga matahari, bawang, telur, kacang dan tahu.

Hindari makanan Mentah. Untuk ibu hamil sebaiknya hindari makanan yang biasa dikonsumsi mentah seperti lalapan, sushi, dan sejenisnya dan jangan konsumsi makanan ataupun minuman ringan seperti, minuman berenergi, makanan junk food, kopi, teh, dll karena beresiko membuat anak lahir dalam keadaan tidak sehat dan juga menyebabkan kurang berat badan.

Upaya Agar Anak Cerdas Sejak Dalam Kandungan

Selain mengonsumsi makanan yang bernutrisi agar anak cerdas, pola hidup sehat seorang ibu yang mengandung juga sangat mempengaruhi. Asap rokok, baik sebagai perokok pasif maupun aktif dapat menurunkan tingkat kecerdasan anak. Selain itu asap rokok juga mampu membuat janin menjadi cacat. Pola hidup sehat lainnya yang perlu diterapkan adalah tidur teratur, tidak begadang, serta menghindari stres. Stres pada ibu yang mengandung dapat berakibat buruk pada janin.

Anda juga bisa melakukan beberapa kegiatan yang dapat memancing kecerdasan anak sejak berada di dalam kandungan. Sebagai orang tua sebaiknya Anda sering mengajak si bayi berbicara, karena saat janin beruia 6 bulan, bayi sudah mulai peka dan bisa mendengar bunyi-bunyian. Saat Anda mengajak bayi berbicara, si bayi juga bisa belajar untuk mengenali suara ibunya, ayahnya, atau orang lain. Selain itu ternyata dengan memperdengarkan musik klasik juga bisa mendukung kecerdasan anak sejak dini. Musik klasik dinilai bisa mempengaruhi perkembangan otak si anak ke arah yang lebih positif. Nah, setelah Anda mengonsumsi berbagai jenis makanan yang sudah disebutkan tadi, Anda juga harus mengimbanginya dengan rutin berolahraga. Namun sebagai ibu hamil Anda tidak perlu melakukan olahraga yang berat, lakukan saja olahraga ringan seperti berjalan kaki atau olahraga yoga. Aktivitas ini bisa memperlancar aliran darah Anda agar perkembangan si janin juga semakin lancar.

Okey, tidak hanya selama kehamilan, Anda harus mulai makan makanan ini pada saat Anda memutuskan untuk hamil.

Faktor  Yang Berpengaruh Buruk Pada Perkembangan Otak Bayi Yang Terjadi Selama Kehamilan

Beberapa faktor yang merugikan pada perkembangan otak bayi selama dalam kandungan, sebagai berikut :

Usia ayah

Studi dari University of Queensland , Australia menunjukkan bahwa seorang ayah yang berusia  40 atau lebih tua dikaitkan dengan resiko tinggi bayi autisme dan sindrom yang menyebabkan kelainan wajah dan tengkorak. Ditemukan juga bahwa anak yang lahir dari ayah berusia tua menghasilkan berbagai tes kecerdasan yang buruk, yang terlihat pada konsentrasi , memori, penalaran dan keterampilan membaca.

Usia ibu

Menurut sebuah penelitian tentang autisme, tak hanya usia ayah, usia ibu juga terkait dengan autisme. Studi ini menemukan bahwa; untuk setiap kenaikan usia ibu 5 tahun, risiko memiliki anak autis meningkat menjadi sebesar 18 persen. Untuk ayah yang lebih tua, efeknya hanya ketika pasangannya berada di bawah usia 30 .

Pekerjaan ayah

Menurut sebuah studi oleh University of North Carolina,  Pekerjaan ayah pun bisa meningkatkan risiko bayi dengan cacat lahir. Hipotesis Kelompok profesi yang berisiko tinggi disebabkan karena eksposur bahan kimia yang terkait dengan pekerjaan tersebut.

Kelahiran prematur

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics , bayi yang lahir pada 37 minggu dan 38 minggu memiliki nilai membaca lebih rendah secara signifikan, jika dibandingkan dengan anak yang lahir pada umur kandungan 39 , 40 atau 41 minggu . Nilai matematikanya juga lebih rendah untuk anak-anak yang lahir pada 37 atau 38 minggu . ” Hal yang perlu diingat adalah bahwa seorang anak yang lahir 36 minggu , 6 hari memiliki ukuran otak dua pertiga  dari bayi cukup bulan , ” kata Dr Bryan Williams , profesor kedokteran keluarga dan pencegahan di Emory University School of Medicine di Atlanta . ” Mereka masih berada dalam defisit yang berkaitan dengan perkembangan otak .

Kekurangan Nutrisi

Kurangnya kalsium, zat besi , yodium dan vitamin lainnya bisa menyebabkan ketidakmampuan belajar bayi , keterlambatan dalam perkembangan bahasa , masalah perilaku,  tertundanya perkembangan motorik keterampilan , dan IQ rendah. Bayi membutuhkan yodium untuk membuat hormon tiroid , yang sangat penting untuk perkembangan otak . Zat besi diperlukan untuk memproduksi sel darah merah yang mengangkut oksigen kepada bayi, akan mempengaruhi pertumbuhan otak dan tubuh bayi.

Kekurangan asam folat

Hal ini akan menyebabkan tabung saraf bayi tidak mampu menutup dengan benar . Tabung saraf adalah jaringan untuk otak dan sumsum tulang belakang bayi berkembang. Tabung syaraf yang menutup tidak sempurna/tepat ini akan menyebabkan malformasi berat dari otak dan sumsum tulang belakang. Asam folat ditemukan dalam sayuran berdaun hijau, brokoli , kacang-kacangan, buah jeruk dan hati.

Kekurangan vitamin D

Ini terkait dengan pertumbuhan bayi yang buruk dan asma. Menurut Telethon Institute for Child Health Research yang dipublikasikan di Pediatrics , anak-anak yang lahir dari ibu dengan tingkat vitamin D rendah selama kehamilan,  dua kali lebih mungkin untuk memiliki masalah bahasa yang parah ketika mereka berada di sekolah.

Obat

Wanita hamil disarankan untuk tidak minum obat apapun, terutama selama dalam trimester pertama kehamilan . Obat umum seperti aspirin , misalnya , dapat menyebabkan perdarahan di otak bayi, karena obat ini memiliki kemampuan untuk menghentikan penggumpalan darah .

Stres

Sebuah studi menunjukkan bahwa seorang ibu yang mengalami stres selama kehamilan dapat meningkatkan risiko kerusakan otak bawaan pada bayi.  Stres yang disebut di sini tidak disebabkan karena kecemasan biasa kehidupan sehari-hari , namun yang lebih berat seperti shock emosional. Kerusakan pada otak bayi mungkin disebabkan oleh peningkatan hormon stres kortisol yang dapat mengganggu perkembangan janin .

Kondisi mental ibu

Janin masih sangat sensitif, sehingga dapat dipengaruhi oleh kondisi mental sang ibu. Penelitian oleh University of California , Irvine , menunjukkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan terbaik pada janin adalah pada ibu yang bebas depresi sebelum, selama  dan setelah melahirkan .

Kurangnya sinar matahari

Sebuah studi Universitas Nasional Australia menemukan bahwa anak yang ibunya kurang terkena sinar matahari selama 3 bulan pertama kehamilan,  mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena multiple sclerosis di kemudian hari . Vitamin D di bawah sinar matahari penting untuk perkembangan janin dari sistem saraf pusat 

Rokok

Nikotin yang berasal dari dari asap rokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, mengurangi aliran darah dan nutrisi dalam plasenta . Menurut  penelitian paparan nikot*n pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko masalah kejiwaan di masa kecil, muda dan dewasa karena akan mengganggu perkembangan sel-sel otak janin yang penting bagi perkembangan kognitif normal.

Alkohol

Alkohol akan melewati plasenta dan sudah pasti akan merac*ni bayi. Efek minum pada ibu hamil ini akan sangat berat diterima oleh janin, seperti bayi dengan IQ rendah, miskin keterampilan kognitif, miskin memori, defisit perhatian, perilaku impulsif, miskin penalaran sebab-akibat , dan cacat fungsi motorik . Dan masih banyak resiko yang lebih berat lagi, seperti keterbelakangan perkembangan otak.

Polusi

Menurut studi terbaru, ibu hamil yang terpapar polusi dari asap knalpot, pabrik  meningkatkan risiko autisme dua sampai tiga kali lebih mungkin dari pada yang tidak terpapar.

Narkoba

Benda ini tentu sangat buruk digunakan ibu yang hamil, terutama bagi perkembangan otak anak. Resiko terbesar seperti menghasilkan bayi dengan IQ rendah , gangguan perilaku dan masalah emosional, gangguan memori, kerusakan atau cacat otak dll.

Pestisida

Menurut penelitian paparan pestisida organofosfat, umumnya yang digunakan pada tanaman pangan , terkait dengan seorang anak yang memiliki skor kecerdasan yang lebih rendah pada usia 7 tahun . Disarankan agar ibu hamil benar-benar mencuci buah dan sayuran dengan baik, atau mempertimbangkan produk organik untuk menghindari paparan pestisida dari makanan.

Toksoplasmosis

Toksoplasma mungkin hanya menghasilkan gejala yang ringan bagi ibu hamil, namun dapat menimbulkan keterbelakangan mental, epilepsi, kebutaan atau gangguan pendengaran dan mental pada bayi. Toksoplasmosis dapat menginfeksi wanita hamil melalui kotoran kucing dan makan daging atau telur mentah.

Sifilis dan herpes genital

PSM ini dapat menyebabkan komplikasi parah pada otak, mata , tulang , kulit dan hati bayi yang baru lahir . Sedangkan Herpes gen*tal adalah infeksi yang ditularkan ke bayi saat melahirkan. Hal ini dapat menyebabkan penyakit dan kerusakan otak parah jika tidak segera diobati. Ketika herpes menular ke janin , akan menimbulkan gangguan otak , mata dan kulit.

Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat untuk kita semua khususnya ibu hamil dan calon ibu yang berencana untuk hamil, artikel ini dikutip dari banyak sumber sehingga tidak saya cantumkan dengan jelas dan bila terdapat kesemaan dengan artikel lain di blog dan web lain ini mungkin berasal dari sumber yang sama, terima kasih. Selamat berusaha menjadi ibu yang baik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar